Berawal dari ajakan teman tuk menonton film ini yang katanya dibuat oleh pembuat yang sama dengan The Matrix Trilogy. Memang benar, Wachowsky Brothers memegang screenplay, tapi sutradaranya orang lain. Paling terlihat kemiripannya dengan The Matrix yaitu saat action tentu saja. Saat Guy Fawkes melempar pisaunya. Saat ledakan yang dislow motion. Juga berbagai pengambilan sudut pandang kreatif lainnya. Yang jelas bukan seperti pengambilan sudut pandang sok-sok keren dari seorang disiplin Cerahati Production yang terlalu mendominasi kelompok Audio Visual gue saat tugas bikin film. Atau seorang impostor yang cuma bisa marah-marah.
Ini film yang kutonton setelah terakhir kali nonton ‘Jomblo’. Kalo Jomblo ceritanya terlalu bodoh, seperti Jo… Nah ‘V for Vendetta’ ceritanya terlalu bergaya komik superhero, toh memang. Pembuatnya David nama keluarga, seorang Yahudi. Ceritanya sok-sok ngebelain Islam, dan ngejelek-jelekin Kristen. Entah ini Inggris jaman kapan, namanya jadi Inggris Raya. Pemerintahan dikuasai diktator yang berlambang salib dicoret (jadi garis horizontalnya ada dua). Muslim dan segala yang berhubungan dengannya dilarang di negara itu setelah peristiwa peracunan dengan senjata biologis oleh kaum Ekstrimis Religius terhadap ribuan warga Inggris. Padahal pelaku sebenarnya adalah Pemerintah Inggris sendiri. The Movie Team nastily create a Big Bang on Big Band at the end of the movie.
Film dimulai dengan dilarangnya merokok dan mengacungkan 2 jari tangan ke atas bagi para penonton. Jika penonton tetap melakukan hal tersebut, pertunjukan tidak akan dimulai.
Topengnya bagus, itu salahsatu alasan saya tertarik menonton film ini. Desain poster film ini tampak seperti poster-poster politik Polandia pada masa-masa Perang Dunia kedua. Kasihan sekali Hugo Weaving yang maen di The Matrix dan The Lord of the Ring tidak dimunculkan wajahnya samasekali sampai akhir film. Dicium Natalie Portman pun cuma di ‘bibir’ topengnya.
Habis nonton, makan es krim, trus jalan-jalan bareng temen-temen ke Rumah Mode seolah-olah dunia ini damai-damai saja. Minggu depan UTS 5 matakuliah teori plus tugas-tugas berat menumpuk!!!
Friday, March 24, 2006
‘V’ for hugo weaVing
Saturday, March 04, 2006
Thanks to…
Allah SWT > Terimakasih atas segalanya.
Nabi Muhammad SAW > Atas teladan akhlaknya yang mulia sehingga blog ini nggak berisi hal-hal aneh bin negatif.
Oskar > Yang menginspirasi saya pertama kali untuk membuat blog, juga menginspirasi atas isi blog tersebut. Jadi nggak cuma sekedar diary online.
Ikram > Yang mengajari saya cara bikin account blog di Blogger.com. Walau akhirnya saya lupa username dan passwordnya sehingga account blog itu hanyut begitu saja di lautan Blogger. Sampe 2 kali malah! Jadi blog ini yang ke-3. Juga terimakasih kepada Ikram atas ke-nggak-begitu-niat-an-nya mengajari saya cara melayout blog dengan Frontpage.
www.blogger.com > Thanks for the free account. Walau kadang ada spam.
El-Cid alias Al-Sid sang pahlawan perang Spanyol > Yang namanya dah dipake tuk alamat blog gue.
Upi > Yang cukup susah dimintai tolong ngedesainin layout blog gue sampe akhirnya gue males mengubah lagi desainnya karena sudah cukup puas dengan yang sekarang.
Tomo, Upi, Fany, Ani, Risa, Batari dan lainnya… > Yang udah rutin ngunjungi blog saya dan membaca postingan di dalamnya. Semoga bisa bermanfaat dan menghibur. :D
Pengunjung lainnya > Yang telah menyempatkan diri mengunjungi blog saya walau nggak pernah ninggalin comment. Contoh: si bodoh Jofa…
Para Blogger yang alamat blog-nya udah gw link > Walaupun sebetulnya gue seenaknya aja main nge-link. Juga terimakasih nggak protes walau di-link dengan nama aneh-aneh.
Aji, Donna, Oskar, Bayu, Ilham, Lucky, Chris, Bulbasaur > Yang udah bersedia fotonya dipajang di blog gue, walau tanpa izin. Hey, it’s illegal in some country you know!
Argyle di Brave Heart, peserta Takeshi Castle, pengemudi sekoci di Titanic > Yang kata-katanya pernah gue quote. Tapi klo yang I’m in a deep…dst itu gue bikin sendiri, nggak nge-quote.
Mbak mbak, dan nama-nama lain… > Yang pernah gue sebut-sebut di blog gue.
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad > Yang udah bersedia saya idolakan. Walau ‘idola’ dalam bahasa Inggris sebetulnya artinya ‘berhala’ (patung berhala). Perlu diingat, jika anda (pembaca) melafalkan Indonesian Idol, lafalkanlah Indonesyen AIDOL pake ‘O’. Jadi bukan ‘aidel’, karena itu berarti ‘pengangguran’. Contohlah Ryan Seacrest yang melafalkan American Aidol sampe mulutnya monyong-monyong…
Si Atheis Bill Gates yang wajahnya mirip temen gue Sigit > Yang udah menciptakan Aplikasi Microsoft Word untuk gue pake ngetik tulisan di blog ini sebelum gue upload.
Sigit Firmansyah > Yang udah ngajarin gue cara ngetik 10 jari. Walau sebetulnya Tim Penyusun Buku ‘Menguasai Komputer dan Linux’ yang dari Comlabs ITB nggak cuma dia.
J.K.Rowling, Pak Sapto guru SMA > Yang telah mengajari saya cara menulis yang benar.
Muhammad Isa Dawud > Yang mengajari saya cara menganalisis secara mendalam.
Eiichiro Oda > Yang udah mengajari saya kebebasan, keberanian, dan kenylenehan.
Semua tulisan di blog ini > Kalian sudah seperti anakku sendiri.
Mom > Yang udah ngijinin gue internetan pake Telkomnet Instan setiap bulannya dan ngebayarin iurannya. Thanks a lot mom. Appreciate…
Dad > Thanks for the blood.
