Pada zaman dahulu kala di dunia penyihir, 3 bersaudara sedang melakukan perjalanan. Di tengah jalan, mereka terhalang oleh sungai lebar yang berarus deras. Karena kasihan melihatnya, Kematian muncul dalam bentuk personifikasi dan membantu mereka.
Untuk Sang Kakak – Antioch – yang suka bertarung, Kematian menghadiahkan tongkat sihir sakti yang terbuat dari kayu pohon Elder untuk memenangkan setiap pertarungan. Dengan tongkat barunya, Antioch mencoba menyeberangi sungai tersebut. Saat dia mulai terpeleset, Antioch tak kuasa mengayunkan tongkat sihirnya dengan benar sehingga ia pun terbawa arus. Antioch lalu mengulurkan tangannya meminta pertolongan kepada adik2nya yang lucu. Cadmus – Sang Adik – alih2 menarik tangan Sang Kakak, malah menarik tongkat yang dipegang Antioch. Sehingga tak pelak, Antioch pun hanyut terbawa arus sungai sementara tongkatnya selamat.
Kali ini giliran Cadmus – Si Anak Tengah – yang mencoba menyeberanginya. Cadmus adalah seorang sombong yang tidak suka menabung, dan dia ingin menipu Kematian. Kepada Kematian, Cadmus meminta Batu Resureksi… bukan, Batu Ereksi… bukan juga, Batu yang Dapat Menghidupkan Orang Mati. Nah…
Cadmus langsung mencobanya, dia berbisik di hadapan batu-hitam-jelek tersebut. Dan POF!!! Sang Kakak Antioch pun hidup kembali, dalam bentuk hantu. Antioch yang kesal karena kebodohan Cadmus barusan langsung mendorong Cadmus ke sungai tanpa basa-basi. Cadmus pun ikut hanyut terbawa arus sungai. Yang tersisa tinggal Si Bungsu Ignotus yang ternganga melihat kedua kakaknya main arung jeram gak ngajak-ngajak.
Si Bungsu tidak pemalas seperti kedua kakaknya, ia membuat rumah dari batu bata yang kokoh. Eh salah, ini sih cerita tiga babi kecil!!!
Untuk Si Bungsu – Ignotus – yang paling muda tapi paling bijaksana di antara mereka bertiga, Kematian ingin memberikan sesuatu. Tapi Ignotus menolak dengan serta-merta begitu mengetahui nasib kedua kakaknya. Ignotus menyeberangi sungai tersebut, dan mulai terseret arus. Dalam keadaan gelagapan, ia tak sengaja menarik jubah milik Kematian. Jubah itu adalah Jubah Takkelihatan, yang dapat membuat pemakainya tak terlihat. Ignotus pun hanyut dan mati sambil membawa jubah yang dia embat dari Kematian.
Esoknya, Kepolisian (Kepolisian dari dunia sihir tentunya) menemukan dua mayat di hilir sungai: mayat Antioch dan Cadmus. Sementara sampai sekarang mayat Ignotus tak pernah ditemukan. Begitulah cerita 3 bersaudara yang mendapatkan pemberian dari Kematian.
Thursday, August 30, 2007
Tale of the Three Brothers and The Deathly Hallows
Tuesday, August 07, 2007
6 KeAnehaN SayA
Each player of this game starts with 6 weird things about themselves in the past. People who get tagged need to write a post of their own 6 weird things as well as state the rule clearly. In the end, you need to choose 6 people to be tagged and list their names. Don’t forget to leave a comment that says you are tagged in their comments and tell them to read your blog.
Wah saya kena Tag! (dari Batari) Aaaaahhhhhh...... tidaaaaaaaakkkkkk!!!! Semua rahasia terbongkarlah sudah...
oiya bacalah postingan ini sambil dengerin mp3 lagu sedih atau melankolis
1. Apa ya? Masih mengompol sampai kelas 4 SD. Ups, kurangin 2 tahun ah: ya, jadi saya masih mengompol sampai kelas 2 SD. Loh, itu normal kan berarti? Yasudah, gak begitu aneh donk!
2. Penakut. Ahh saya benar2 takut hantu!!! Kalo tidur selalu ngebayangin ada yg berdiri di sebelah saya. Ada yang ngeliatin dari sudut kamar. Ada yang ngumpet di kolong tempat tidur. Ada yang nemplok di luar jendela (cicak kalee). Ada yang nunguin pintu di luar, terus ngetuk2. SAKIT lah itu mah pokoknya...
Cara menyembuhkannya? Maksain nonton Jelangkung-nya Rizal Mantouvani biar immune. Hehehe cukup berhasil.
3. Menjalani SD, SMP kayak robot. Entahlah, yang jelas sekarang saya lupa kenapa dulu bisa ranking 1 terus2an. Sekarang? Lalalalalalalalalalala............
4. Tidak mau mengakui kalau saya hitam dan keriting. Saya selalu marah kalo ada orang bilang saya hitam, keriting, negro, item, dkk. Mungkin sebagai imbas dari perlakuan tidak adil, jijik, dan diskriminasi dari orang2 sekitar. Karena saya berpikir bahwa ada orang yg lebih item dari saya. Saya, pertengahan lah. Untuk rambut keriting, saya baru menyadari sekarang setelah manjangin rambut. Bahwa saya benar, saya tidak keriting: tapi kribo.
5. Cengeng. Saya gampang nangis kalo digangguin. Aih lucunya saya, jadi gemes ke diri sendiri. Selain itu saya juga nangis saat peliharaan saya Abon si kelinci bongsor, mati. (tapi bukan mati karena obesitas, yang jelas)
6. Suka berbohong. Oiya, semua yang saya tulis di atas itu bohong.
***
Hmm, sekalipun saya haqqul yaqqin mereka gak bakalan nerusin, tapi tetep gw tag:
Ade > de, tulis selain elo homo ya
Tomo > mo, tulis selain elo homo juga ya. Itu mah semua orang juga tau
Alby > bi, tulis selain elo ho... eh, oiya elo hetero yah?
Sigit > bukan saya!
Ray > ray, gw juga tau kalo elo itu homo. Iihh, daritadi homo-homo terus deh...
Zaki > zak, gw juga tau... eh, jangan deng. Zaki mah baek. Tapi pasti tetep punya keanehan kan ya?
(Untuk borobudur, sekali lagi maaf. Lagi-lagi anda tidak terpilih dalam daftar keajaiban maupun keanehan. Sekian dan terimakasih)
