Om ku yang tinggal di Surabaya sudah lama sakit karena stroke. Lumpuh, ngga bisa gerak, jadi berbaring terus di tempat tidur. Selama ini terus dirawat Tanteku di rumah di daerah Kota Satelit Darmo.
Saat bulan Ramadhan lalu. Ayahku yang baru pulang dari Surabaya memberitakan, Om ku kena serangan. Sekarang lagi diopname di rumahsakit. Keadaannya kritis.
Aku langsung berpikir. Kalo Om ku meninggal, kita sekeluarga bakal ke Surabaya deh Lebaran ini. Asik, bisa jalan-jalan. Bosen di Bandung terus. Warning, what you’re about to hear may disturb you.
Berita terbaru, Om ku sadar dari kritis. Sekarang lagi bercanda sama anak bungsunya yang sudah punya istri. Aku berpikir, biasanya orang yang mau meninggal emang ada saat-saat sadarnya dulu. Pernah juga ada cerita seorang anak yang lama berdoa ingin Ibunya sadar dari amnesia, agar ingat lagi sama keluarganya. Suatu ketika saat sang Ibu sadar, ingat lagi sama sang anak, tak lama kemudian malah meninggal. Allah mungkin memberikan kesempatan untuk ingat dari amnesia itu sebentar, sebelum akhirnya memanggil sang Ibu untuk selama-lamanya. Ibuku yang menceritakan. Dan tiba-tiba saja aku jadi peramal.
Benar saja. Di suatu pagi, ada telepon yang memberitakan Om ku meninggal. Aku berpikir, ‘Akhirnya…’. Setelah sekian lama Om ku berbaring tak berdaya, mungkin lebih baik cepat meninggal saja, kasihan. Guru SD Ibuku pun pernah berkata, orang yang sholatnya ngga bener semasa hidupnya, biasanya kena stroke. Sehingga orang itu bener-bener jadi ngga bisa sholat dengan bener karena kena stroke. Bukannya ngomongin kejelekan orang. Maaf ya Om…
Afeksi ku yang kurang setelah mendengar berita kematian karena merasa sudah tahu lebih dulu, membuat Ayahku tersinggung dan marah. Aku bisa tenang begini mungkin karena Om ku itu jauh. Kalo yang meninggal itu orang terdekatku, mungkin sikapku akan berbeda. Bukan mungkin, pasti.
Mungkin benar kalau aku ini psikopat. Sudah psikopat, autis, madesu, brengsek, gay lagi… (engga deng, itu mah ejekan beberapa orang saja)
Aku sehat mental
Peduli lingkungan
Masa depan cerah
Baik hati, dan
Suka sama perempuan
Tuesday, December 27, 2005
Tentang Hati Ini dan Sebuah Kekurangajaran
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

3 comments:
gw percaya lo ga gay.
Amin.
-ur fans, blognya bukan orangnya =P
Tentang Hati Ini dan Sebuah Kekurangajaran?... Hahaha... :)
Fany: Yoi. Dibilangin ngefans sama orangnya juga nggak papa!
Bat: Untung gak diprotes... hehe
Post a Comment