Sunday, April 27, 2008

Suara Tangisan di Malam Hari

Malam, 7 Maret 2008, saya sudah berniat tidur. Tapi tiba-tiba terdengar suara isak tangis dari luar. Saya yakin itu suara tangisan manusia, karena itu saya memutuskan untuk menengok keluar jendela. Tapi di luar sangat gelap dan tidak terlihat apa-apa karena lampu jalan padam semua dikorupsi pejabat setempat.


Saya bersiap tidur, dan suara tangis itu pun kembali terdengar. Saya hanya berpikir kalau suara tangis itu berasal dari seorang pembantu setempat yang baru diputus pacarnya.


Esoknya, Ibu saya memberitakan bahwa anaknya Mang Ndang yang masih kecil meninggal dunia karena komplikasi ginjal. Anak itu kencing darah, dan kemaluannya sudah membengkak sebesar bola tenis. Malam jam 12 kondisinya sudah sangat kritis. Dan pada jam 2 dini hari, anak itu menghembuskan nafasnya yang terakhir. Suara tangis yang kudengar malam itu adalah suara tangis Ibunya yang kebingungan meminta pertolongan.


Bi Elas sudah lama ditinggal mati suaminya, Mang Ndang. Dan kali ini beliau ditinggal mati anak semata-wayangnya, ke surga. Karena kurang mampu, anak itu diangkut dengan truk bak-terbuka/pickup untuk dikuburkan di Garut.


Ternyata penyebab kematiannya adalah, karena anak itu tidak pernah minum air putih/mineral. Sederhana? Remeh? Mengada-ada??


Bi Elas adalah pemilik warung di daerah perumahan tempat tinggal saya. Setiap hari anaknya selalu meminum minuman bersoda seperti coca-cola, sprite, fanta, atau minuman berwarna dan mengandung gula seperti teh botol, sirup rasa jeruk. Tapi anak itu samasekali tidak mau minum air putih/mineral.


Akibatnya, kerja ginjal pun menjadi berat, sampai kencing darah. Saat dibawa ke UGD rumah sakit beberapa bulan lalu, didiagnostik bahwa kadar kolesterol dalam darah anak itu sudah sangat tinggi, padahal masih anak kecil!


Tragis bagi Bi Elas, tapi mungkin gratis (sebagai pelajaran) untuk Anda. Jangan sering-sering minum minuman bersoda, hindari pula teh dan kopi. Sirup rasa jeruk yang biasa dikemas dalam bentuk gelas plastik juga sangat jahat, tidak jauh berbeda dengan minuman jeruk sachet atau minuman sachet lainnya yang sering muncul di iklan-iklan. Semua minuman itu penuh dengan pewarna, pemanis, perasa, pengaroma, dan pengawet buatan.


Salahsatu iklan yang paling menyesatkan adalah iklan yang menargetkan anak-anak SMP untuk minum minuman bersoda warna-warni. Apalagi dalam iklan itu digambarkan bahwa setelah minum itu, mereka akan berkhayal/berfantasi yang macam-macam. Bukankah ini dekat sekali dengan pengenalan terhadap drugs?


Semoga peristiwa tragis ini dapat membuat Anda berpikir untuk lebih sering meminum air putih.


Dan kini, Sang Ibu yang malang tersebut harus menerima kenyataan pahit bahwa anak semata-wayangnya tidak lagi dapat ia peluk, ia sayang, atau ia ajak berjalan bergandengan tangan. Dan mungkin, ia sendiri tidak mengetahui bahwa ia lah salahsatu faktor penyebab kematian anaknya yang kini telah dijemput malaikat-malaikat yang mengajaknya terbang ke surga.


Sampai sekarang, suara tangis yang menyayat hati itu masih tedengar berngiang-ngiang dalam ingatan saya.

2 comments:

Ray Rizaldy said...

iya makanya jangan minum yang aneh2...

minum air putih lebih sehat

Kamojima said...

Yoi Ray, jangan berpacaran dgn gaya yg aneh2 pula. Iya nggak?