Friday, November 17, 2006

Tianshi adalah Perusahaan Cabang dari TIENS Group Sodara-sodara…

Saya tidak pernah menyukai MLM, apalagi tertarik untuk mengikutinya. Tapi, saya melihat, teman-teman saya yang ikut MLM adalah orang-orang yang penuh hasrat. They’re lively ones. Senang sekali melihat mereka penuh percaya diri, penuh semangat, dengan sorot mata yang berbinar-binar seperti binatang liar yang siap mencakar sampai lukamu perih seperti terbakar (aaarrrrrrrRRRRRRR….).

Dan saya, sering ditawari untuk ikutan MLM. Dari sekian banyak orang dan teman yang mereka kenal, para MLMers itu memilih untuk mendatangi saya dan menawari join. Kenapa? Apakah saya memiliki sorot mata yang sama seperti saya melihat mereka (tidak, tulisan ini tidak akan berkembang ke arah romantis atau sentimentil). Pernah waktu itu ada temen yang nawarin ikutan MLM karena pernah melihat saya baca majalah Warta Ekonomi. Dang! Saya pun pernah disangka jago marketing padahal Fun Racing aja nggak ngerti. Baru masuk LFM, saya udah ditawari jadi Kabid. Aduh, tolong… jangan overestimate saya, jangan underestimate juga. Ya, lihat saja kumis dan janggut yang menempel di muka saya, juga rambut saya yang keriting (maksudnya, lihatlah yang sebenarnya).

Testi dari temen saya, dia jadi lebih percaya diri saat berkenalan dengan lawan jenis setelah ikut pelatihan dan motivasi dari MLM yang dia ikuti. Bahkan dia pun aktif berkenalan dengan tukang bakso, tukang parkir, tukang… yang suka nemplok di pohon itu loh… oh itu mah kukang. Ini ada satu garingan bentuk baru rayuan gombal:

‘Mbak mbak… mau ikutan MLM nggak?’

‘Apa? Nggak deh kayanya…’

‘Kalo jadi pacar saya?’

‘…’

No comments: